Al-Infitar
Terbelah · 19 ayat · Mekah · Juz 30
الانفطار
🎧 Putar murottal
Ingin mulai dari ayat tertentu? Tekan ▶ di samping ayat itu — murottal berlanjut otomatis ke ayat berikutnya.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
- 1
اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْۙ ١
Iżas-samā'unfaṭarat.
Apabila langit terbelah,
- 2
وَاِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْۙ ٢
Wa iżal-kawākibuntaṡarat.
apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
- 3
وَاِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْۙ ٣
Wa iżal-biḥāru fujjirat.
apabila lautan diluapkan,
- 4
وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ ٤
Wa iżal-qubūru bu‘ṡirat.
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
- 5
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَاَخَّرَتْۗ ٥
‘Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.
setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(-nya).
- 6
يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِۙ ٦
Yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm(i).
Wahai manusia, apakah yang telah memperdayakanmu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Mulia,
- 7
الَّذِيْ خَلَقَكَ فَسَوّٰىكَ فَعَدَلَكَۙ ٧
Allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak(a).
yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang?
- 8
فِيْٓ اَيِّ صُوْرَةٍ مَّا شَاۤءَ رَكَّبَكَۗ ٨
Fī ayyi ṣūratim mā syā'a rakkabak(a).
Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun (tubuh)-mu.
- 9
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُوْنَ بِالدِّيْنِۙ ٩
Kallā bal tukażżibūna bid-dīn(i).
Jangan sekali-kali begitu! Bahkan, kamu mendustakan hari Pembalasan.
- 10
وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَۙ ١٠
Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn(a).
Sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) pengawas
- 11
كِرَامًا كٰتِبِيْنَۙ ١١
Kirāman kātibīn(a).
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (amal perbuatanmu).
- 12
يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ ١٢
Ya‘lamūna mā taf‘alūn(a).
Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
- 13
اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ ١٣
Innal-abrāra lafī na‘īm(in).
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.
- 14
وَّاِنَّ الْفُجَّارَ لَفِيْ جَحِيْمٍ ١٤
Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm(in).
Sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam (neraka) Jahim.
- 15
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّيْنِ ١٥
Yaṣlaunahā yaumad-dīn(i).
Mereka memasukinya pada hari Pembalasan.
- 16
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَاۤىِٕبِيْنَۗ ١٦
Wa mā hum ‘anhā bigā'ibīn(a).
Mereka tidak mungkin keluar dari (neraka) itu.
- 17
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۙ ١٧
Wa mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
Tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
- 18
ثُمَّ مَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۗ ١٨
Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
Kemudian, tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
- 19
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۗوَالْاَمْرُ يَوْمَىِٕذٍ لِّلّٰهِ ࣖ ١٩
Yauma lā tamliku nafsul linafsin syai'ā(n), wal-amru yauma'iżil lillāh(i).
(Itulah) hari (ketika) seseorang tidak berdaya (menolong) orang lain sedikit pun. Segala urusan pada hari itu adalah milik Allah.
Teks, terjemahan (Kemenag RI) & audio dari layanan terbuka equran.id.