At-Takwir
Penggulungan · 29 ayat · Mekah · Juz 30
التكوير
🎧 Putar murottal
Ingin mulai dari ayat tertentu? Tekan ▶ di samping ayat itu — murottal berlanjut otomatis ke ayat berikutnya.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
- 1
اِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْۖ ١
Iżasy-syamsu kuwwirat.
Apabila matahari digulung,
- 2
وَاِذَا النُّجُوْمُ انْكَدَرَتْۖ ٢
Wa iżan-nujūmunkadarat.
apabila bintang-bintang berjatuhan,
- 3
وَاِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْۖ ٣
Wa iżal-jibālu suyyirat.
apabila gunung-gunung dihancurkan,
- 4
وَاِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْۖ ٤
Wa iżal-‘isyāru ‘uṭṭilat.
apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),
- 5
وَاِذَا الْوُحُوْشُ حُشِرَتْۖ ٥
Wa iżal-wuḥūsy ḥusyirat.
apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
- 6
وَاِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْۖ ٦
Wa iżal-biḥāru sujjirat.
apabila lautan dipanaskan,
- 7
وَاِذَا النُّفُوْسُ زُوِّجَتْۖ ٧
Wa iżan-nufūsu zuwwijat.
apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),
- 8
وَاِذَا الْمَوْءٗدَةُ سُىِٕلَتْۖ ٨
Wa iżal-mau'ūdatu su'ilat.
apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
- 9
بِاَيِّ ذَنْۢبٍ قُتِلَتْۚ ٩
Bi'ayyi żambin qutilat.
“Karena dosa apa dia dibunuh,”
- 10
وَاِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْۖ ١٠
Wa iżaṣ-ṣuḥufu nusyirat.
apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,
- 11
وَاِذَا السَّمَاۤءُ كُشِطَتْۖ ١١
Wa iżas-samā'u kusyiṭat.
apabila langit dilenyapkan,
- 12
وَاِذَا الْجَحِيْمُ سُعِّرَتْۖ ١٢
Wa iżal-jaḥīmu su‘‘irat.
apabila (neraka) Jahim dinyalakan,
- 13
وَاِذَا الْجَنَّةُ اُزْلِفَتْۖ ١٣
Wa iżal-jannatu uzlifat.
dan apabila surga didekatkan,
- 14
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّآ اَحْضَرَتْۗ ١٤
‘Alimat nafsum mā aḥḍarat.
setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
- 15
فَلَآ اُقْسِمُ بِالْخُنَّسِۙ ١٥
Falā uqsimu bil-khunnas(i).
Aku bersumpah demi bintang-bintang
- 16
الْجَوَارِ الْكُنَّسِۙ ١٦
Al-jawāril-kunnas(i).
yang beredar lagi terbenam,
- 17
وَالَّيْلِ اِذَا عَسْعَسَۙ ١٧
Wal-laili iżā ‘as‘as(a).
demi malam apabila telah larut,
- 18
وَالصُّبْحِ اِذَا تَنَفَّسَۙ ١٨
Waṣ-ṣubḥi iżā tanaffas(a).
demi subuh apabila (fajar) telah menyingsing,
- 19
اِنَّهٗ لَقَوْلُ رَسُوْلٍ كَرِيْمٍۙ ١٩
Innahū laqaulu rasūlin karīm(in).
sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril)
- 20
ذِيْ قُوَّةٍ عِنْدَ ذِى الْعَرْشِ مَكِيْنٍۙ ٢٠
Żī quwwatin ‘inda żil-‘arsyi makīn(in).
yang memiliki kekuatan dan kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki ʻArasy,
- 21
مُّطَاعٍ ثَمَّ اَمِيْنٍۗ ٢١
Muṭā‘in ṡamma amīn(in).
yang di sana (Jibril) ditaati lagi dipercaya.
- 22
وَمَا صَاحِبُكُمْ بِمَجْنُوْنٍۚ ٢٢
Wa mā ṣāḥibukum bimajnūn(in).
Temanmu (Nabi Muhammad) itu bukanlah orang gila.
- 23
وَلَقَدْ رَاٰهُ بِالْاُفُقِ الْمُبِيْنِۚ ٢٣
Wa laqad ra'āhu bil-ufuqil-mubīn(i).
Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang.
- 24
وَمَا هُوَ عَلَى الْغَيْبِ بِضَنِيْنٍۚ ٢٤
Wa mā huwa ‘alal-gaibi biḍanīn(in).
Dia (Nabi Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang gaib.
- 25
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطٰنٍ رَّجِيْمٍۚ ٢٥
Wa mā huwa biqauli syaiṭānir rajīm(in).
(Al-Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk.
- 26
فَاَيْنَ تَذْهَبُوْنَۗ ٢٦
Fa aina tażhabūn(a).
Maka, ke manakah kamu akan pergi?
- 27
اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَۙ ٢٧
In huwa illā żikrul lil-‘ālamīn(a).
(Al-Qur’an) itu tidak lain, kecuali peringatan bagi semesta alam,
- 28
لِمَنْ شَاۤءَ مِنْكُمْ اَنْ يَّسْتَقِيْمَۗ ٢٨
Liman syā'a minkum ay yastaqīm(a).
(yaitu) bagi siapa di antaramu yang hendak menempuh jalan yang lurus.
- 29
وَمَا تَشَاۤءُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ ٢٩
Wa mā tasyā'ūna illā ay yasyā'allāhu rabbul-‘ālamīn(a).
Kamu tidak dapat berkehendak, kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
Teks, terjemahan (Kemenag RI) & audio dari layanan terbuka equran.id.