Setelah resmi diberlakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, sistem Umroh Mandiri kini terus mengalami penyempurnaan. Pemerintah Arab Saudi bersama Kemenag memperketat aturan demi menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah, salah satunya melalui kebijakan baru yang mewajibkan hotel tempat menginap jamaah Umroh Mandiri harus teregistrasi resmi di platform Nusuk.sa.
Kebijakan ini dibuat untuk memastikan seluruh layanan akomodasi jamaah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Dengan kata lain, tidak semua hotel di Makkah atau Madinah bisa digunakan untuk jamaah Umroh Mandiri — hanya hotel yang sudah terdaftar dan diverifikasi di sistem Nusuk yang diizinkan untuk dipilih. Aturan ini juga berlaku bagi jamaah Indonesia yang melakukan pemesanan hotel secara mandiri melalui aplikasi atau situs online.
Melalui sistem Nusuk, pemerintah Arab Saudi ingin menciptakan pengalaman ibadah yang lebih aman, tertib, dan terintegrasi. Setiap hotel yang terdaftar di Nusuk telah melewati proses verifikasi terkait legalitas, fasilitas, kapasitas, serta jarak dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Hal ini membantu jamaah agar tidak tertipu oleh hotel ilegal, penawaran palsu, atau lokasi penginapan yang tidak sesuai janji.
Selain itu, kebijakan ini juga selaras dengan semangat digitalisasi ibadah yang kini menjadi arah baru penyelenggaraan Umroh Mandiri. Seluruh tahapan perjalanan — mulai dari pengajuan visa, pemesanan tiket, hingga pemilihan hotel — kini bisa dilakukan secara terintegrasi melalui platform Nusuk. Jamaah dapat melihat daftar hotel resmi, memilih sesuai budget, serta memastikan semua datanya langsung terhubung dengan sistem imigrasi Arab Saudi.
Bagi jamaah Umroh Mandiri, penting untuk memahami bahwa pemesanan hotel di luar sistem Nusuk bisa berisiko, seperti tidak diakui dalam proses visa atau bahkan berpotensi ditolak saat kedatangan di Arab Saudi. Oleh karena itu, sebelum berangkat, pastikan kamu memesan hotel melalui aplikasi atau mitra resmi Nusuk yang diakui oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi untuk mewujudkan Umroh yang aman, legal, dan bebas penipuan. Dengan regulasi yang semakin ketat, jamaah kini diharapkan lebih cerdas dalam mempersiapkan perjalanan ibadahnya. Karena Umroh Mandiri bukan sekadar soal kebebasan mengatur sendiri perjalanan, tapi juga tentang tanggung jawab untuk memastikan semuanya sesuai aturan dan bernilai ibadah.
Jadi, sebelum kamu booking hotel untuk perjalanan Umroh Mandiri berikutnya, pastikan kamu cek dulu apakah hotelmu sudah terdaftar di Nusuk.sa. Karena dari sinilah, perjalanan spiritualmu dimulai — dengan langkah yang benar dan sesuai tuntunan.





