Syabab Umroh

Visa Umroh Ditutup Menjelang Haji 2026, Kapan Visa Umroh Mandiri Dibuka Kembali? Ini Penjelasan dan Jadwal Resminya

SPenulis : Tim Syabab Umroh·10 Maret 2026
Visa Umroh Ditutup Menjelang Haji 2026, Kapan Visa Umroh Mandiri Dibuka Kembali? Ini Penjelasan dan Jadwal Resminya

Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara resmi menutup pengajuan visa umroh 2026 menjelang musim haji. Kebijakan penutupan visa umroh menjelang haji ini merupakan aturan rutin setiap tahun yang diterapkan untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji yang melibatkan jutaan jamaah dari berbagai negara. Berdasarkan kalender resmi musim umroh 1447 Hijriah, batas akhir penerbitan visa umroh adalah sekitar 19–20 Maret 2026 atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H, sehingga setelah tanggal tersebut sistem tidak lagi menerima pengajuan visa umroh baru dari jamaah internasional.

Penutupan visa umroh 2026 ini tidak hanya berlaku untuk pengajuan visa baru, tetapi juga disertai dengan aturan batas waktu kedatangan jamaah umroh ke Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi menetapkan bahwa batas terakhir jamaah umroh dapat masuk ke Arab Saudi adalah sekitar 2–3 April 2026 atau 15 Syawal 1447 H. Artinya, jamaah yang sudah memiliki visa umroh masih diperbolehkan melakukan perjalanan sebelum tanggal tersebut, namun setelah melewati batas waktu itu seluruh akses kedatangan menggunakan visa umroh akan dihentikan sementara karena fokus pelayanan akan dialihkan sepenuhnya kepada persiapan ibadah haji.

Selain batas waktu kedatangan, pemerintah Arab Saudi juga menetapkan aturan bahwa seluruh jamaah yang datang menggunakan visa umroh wajib meninggalkan wilayah Arab Saudi sebelum 18 April 2026 atau 1 Dzulqa’dah 1447 H. Kebijakan ini bertujuan untuk mengosongkan area ibadah di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebelum kedatangan jutaan jamaah haji dari seluruh dunia. Dengan adanya batas waktu ini, jamaah umroh diimbau untuk memperhatikan masa berlaku visa agar tidak mengalami pelanggaran imigrasi atau overstay selama berada di Arab Saudi.

Penutupan sementara visa umroh menjelang musim haji merupakan kebijakan tahunan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi untuk menjaga kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Setiap tahun, jutaan jamaah dari berbagai negara akan datang ke kota suci Mekkah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji, sehingga pemerintah perlu mengatur arus kedatangan jamaah secara ketat. Oleh karena itu, penghentian sementara penerbitan visa umroh dilakukan beberapa minggu sebelum haji agar seluruh fasilitas transportasi, akomodasi, dan layanan ibadah dapat difokuskan untuk jamaah haji.

Bagi calon jamaah yang ingin melakukan umroh mandiri, kesempatan untuk kembali mengurus visa umroh biasanya akan dibuka kembali setelah musim haji selesai. Berdasarkan pola kebijakan dari pemerintah Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir, penerbitan visa umroh diperkirakan akan kembali dibuka sekitar akhir Juni hingga awal Juli 2026, atau beberapa minggu setelah penyelenggaraan ibadah haji selesai. Setelah visa umroh kembali dibuka, jamaah internasional termasuk dari Indonesia dapat kembali mengajukan visa umroh baik melalui agen perjalanan maupun secara mandiri melalui platform resmi yang disediakan pemerintah Arab Saudi.

Periode setelah musim haji juga sering dianggap sebagai salah satu waktu yang cukup ideal untuk melakukan umroh mandiri. Selain proses pengajuan visa umroh yang kembali dibuka, jumlah jamaah biasanya tidak sepadat saat bulan Ramadan sehingga jamaah memiliki kesempatan untuk beribadah dengan lebih nyaman di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Oleh karena itu, bagi calon jamaah yang saat ini tidak sempat mengurus visa umroh karena sudah ditutup menjelang haji, mereka masih memiliki peluang untuk merencanakan perjalanan umroh setelah musim haji 2026 selesai.

Punya pertanyaan soal umroh?

Konsultasi gratis dengan tim Syabab Umroh.

Tanya via WA